Arsip

Archive for the ‘Bab Kasih sayang dan berbuat baik terhadap anak yatim, perempuan, orang lemah dan miskin’ Category

Kasih sayang dan berbuat baik terhadap anak yatim, perempuan, orang lemah dan miskin

November 9, 2010 Tinggalkan komentar

1. Dari Sa`ad bin Abi Waqqash ra. Ia berkata : “ Kami berenam bersama Nabi SAW Kemudian berkatalah pemuka-pemuka kaum musyrik : “Usirlah mereka dari sisimu, agar tidak kurang ajar kepada kami.” Saya, Ibnu Mas`ud dan orang dari suku Hudzail, serta Bilal dan dua orang yang sengaja tidak saya sebutkan namanya. Maka tergeraklah dalam hati Rasulullah SAW, apa yang akan terjadi pada dirinya, tiba-tiba Allah Ta`ala menurunkan ayat: “WALAA TATHRUDIL LADZIINA YUD`UUNA RABBAHUM BIL GHADAATI WAL `ASYIYYI YURIIDUUNA WAJHAH” (Dan janganlah kamu mengusir orang-orang yang selalu berdoa kepada Tuhannya pada waktu pagi dan petang dengan mengharapkan Keridhaan-Nya.) (H.R Muslim)

2. Dari Abu Hurairah `Aidz bin `Amr Al-Muzzanniy ra. Dia salah seorang yang ikut dalam Bai`atur Ridwan, ia berkata : “Ketika Abu Sufyan mendatangi majlis rombongan Salma, Shuhaib dan Bilal, mereka berkata : “Sebenarnya pedang-pedang Allah belum selesai untuk memerangi musuh-musuh Allah.” Maka Abu Bakar berkata: “Mengapa kalian berkata seperti kepada tokoh dan pimpinan bangsa Quraisy?” kemudian Abu Bakar mendatangi Rasulullah SAW Dan menceritakan peristiwa yang baru saja terjadi, kemudian beliau bersabda : “Wahai Abu Bakar, kalau kamu menjengkelkan hati mereka, berarti telah menyebabkan murka Tuhanmu.” Kemudian Abu Bakar menemui mereka dan bertanya “Wahai saudara-saudaraku, apakah aku telah memarahi kalian?” Mereka menjawab : “Tidak, semoga Allah mengampuni kamu wahai saudaraku.” (H.R Muslim)

3. Dari Sahl ra. Ia berkata : Rasulullah SAW Bersabda : “Saya dan orang yang menanggung anak yatim berada di surga seperti begini” Beliau memberi isyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah dan merenggangkan sedikit antara kedua jari tersebut. (H.R Bukhari)

4. Dari Abu Hurairah ra. Ia berkata : Rasulullah SAW Bersabda : “Orang yang menanggung anak yatim baik anak yatim itu ada hubungan famili ataupun tidak, maka saya dan dan orang yang menanggungnya seperti dua jari ini, di dalam surga.” Malik bin Anas perawi hadis itu mengatakan, beliau memberi isyarat dengan jari telunjuk dari jari tengah. (H.R Bukhari)

5. Dari Abu Hurairah ra. Ia berkata : Nabi SAW Bersabda : “Bukanlah termasuk orang miskin orang yang tidak makan satu atau dua biji kurma dan bukan pula yang tidak bisa makan dua suap makanan, tetapi orang miskin yang sebenarnya, adalah orang yang sopan segan meminta-minta.” (H.R Bukhari dan Muslim)

6. Dari Abu Hurairah ra. Dari Nabi SAW Beliau bersabda : “Orang yang mengurus janda dan orang miskin, bagaikan orang yang berjuang di jalan Allah.” Saya juga menduga beliau bersabda : “Bagaikan orang yang selalu salat malam tetapi tidak pernah merasa lelah dan bagaikan orang berpuasa yang tidak pernah berbuka.” (H.R Bukhari dan Muslim)

7. Dari Abu Hurairah ra. Dari Nabi SAW Beliau bersabda : “Seburuk-buruk makanan adalah makanan walimah. Yang orang berkeinginan datang, tidak diundang. Sedangkan orang yang tidak membutuhkan, diundang. Siapa saja yang tidak memenuhi undangan walimah, maka ia durhaka kepada Allah dan Rasul-Nya.” (H.R Muslim )
Dalam Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim, dari Abu Hurairah, ia berkata, Rasulullah SAW Bersabda : “Seburuk-buruk makanan adalah makanan walimah (pesta) di mana yang diundang hanyalah orang-orang kaya sedangkan orang-orang fakir tidak diundang.”

8. Dari Anas ra. Dari nabi SAW Beliau bersabda : “Siapa saja yang mengasuh dua anak perempuannya hingga dewasa, di hari kiamat aku bersama dua orang itu seperti dua jari ini.’ Beliau menempelkan dua jarinya (jari tengah dan telunjuk).” (H.R Muslim)

9. Dari `Aisyah ra. Ia berkata : “Ada seorang perempuan yang meminta-minta kepadaku dengan membawa kedua anak perempuannya, ketika itu hanya mempunyai satu biji kurma dan saya berikan kepadanya. Perempuan itu membagi biji kurma itu kepada dua orang anaknya dan ia sendiri tidak ikut, kemudian ia berdiri keluar. Setelah Nabi SAW datang, maka aku menceritakan kepada beliau tentang peristiwa yang baru saja terjadi. Maka beliau bersabda : “Siapa saja yang diuji dengan anak-anak perempuannya, kemudian ia dapat mengasuhnya dengan baik, maka anak-anak perempuannya akan menjadi tirai api neraka.” ( H.R Bukhari dan Muslim)

10. Dari `Aisyah ra. Ia berkata : “Kali tertentu ada perempuan miskin dengan menggendong kedua putrinya mendatangiku, maka aku memberinya tiga butir kurma. Dan ia memeberikan kepada masing-masing anaknya sebutir biji kurma dan yang sebutir lagi sudah di angkat ke mulutnya untuk dimakan, tetapi itu tiba-tiba diminta oleh kedua anaknya, lalu ia membelah kurma itu menjadi dua bagian dan diberikan kepada kedua anaknya. Saya merasa heran melihat perilaku orang perempuan itu. Setelah Rasulullah SAW datang, saya ceritakan kepadanya kejadian itu, kemudian beliau bersabda : “Sesungguhnya Allah telah menentukan surga baginya atau Allah telah membebaskan dari api neraka karena perbuatannya itu.” ( H.R Muslim)

11. Dari Abu Syuraih Khuwalid bin `Amr Al-Khuza`iy ra. Ia berkata : “Rasulullah SAW Bersabda : “Ya Allah, sesungguhnya saya menganggap berdosa bagi orang yang menyia-nyiakan hak dua orang lemah, yaitu: Anak yatim dan perempuan.” ( H.R An-Nasa`i)

12. Dari Mush`ab bin Sa`ad bin Abi Waqqash ra. Ia berkata : “Sa`ad merasa bahwa dirinya memiliki kelebihan dibanding orang-orang di sekitarnya, kemudian Nabi SAW Bersabda : “Bukankan kamu mendapatkan pertolongan dan rezeki disebabkan orang-orang yang lemah di sekitarmu ?” ( H.R Bukhari )

13. Dari Abu Darda` `Uwaimir ra. Ia berkata : “Saya mendengar Rasulullah SAW Bersabda : “Carikan untukku orang-orang yang lemah, karena sesungguhnya kamu mendapatkan pertolongan dan rezeki berkat adanya orang- orang yang lemah di sekitarmu.” (H.R Abu Daud)