Arsip

Archive for the ‘Bab Banyaknya Jalan Kebaikan’ Category

Banyaknya Jalan Kebaikan

Oktober 30, 2010 Tinggalkan komentar

1. Dari Abu Dzarr Jundub bin Junadah ra., ia bertanya kepada Rasulullah SAW : “Amal apakah yang paling utama ?” Beliau menjawab : “Iman kepada Allah dan berjuang di jalan-Nya.” Saya bertanya : “Memerdekakan budak yang bagaimana yang paling utama ?” Beliau menjawab : “Memerdekakan budak ketika sangat disayang oleh tuannya dan yang paling mahal harganya .” Saya bertanya : “Seandainya saya tidak mampu berbuat yang sedemikian, lalu bagaimana ?” Beliau menjawab : “Kam u membantu orang yang bekerja atau kamu menyibukkan diri agar hidupmu tidak sia-sia.” Saya bertanya lagi : “Wahai Rasulullah, bagaimana jika saya tidak mampu melakukan sebagian pekerjaan itu ?” Beliau menjawab : “ Janganlah kamu berbuat kejahatan kepada sesama manusia, karena sesungguhnya yang demikian itu termasuk sedekah untuk dirimu .” (HR.Bukhari dan Muslim)

2. Dari Abu Dzarr ra., ia berkata : Sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda : “Setiap pagi, pada ruas tulang kalian terdapat sedekah, setiap ucapan tasbih (SUBHANALLAH) adalah sedekah, setiap ucapan tahmid (ALHAMDULILLAH) adalah sedekah, setiap ucapan tahlil (LAA ILAHA ILLALLAH) adalah sedekah, setiap ucapan takbir ( ALLAHU AKBAR) adalah sedekah, memerintah kebaikan adalah sedekah, mencegah perkara mungkar (yang dibenci) adalah sedekah, dan dua raka’at yang dikerjakan seseorang dalam salat Dhuha telah mencakup semuanya .” (HR.Muslim)

3. Dari Abu Dzarr ra., ia berkata : Nabi SAW bersabda : “Diperlihatkan kepadaku amal-amal perbuatan umatku, yang baik maupun yang jelek. Aku mendapatkan dalam kelompok amal perbuatan yang baik, di antaranya menghilangkan gangguan dari jalan, dan aku mendapatkan dalam kelompok amal perbuatan yang jelek, di antaranya, ingus yang dibiarkan di masjid tanpa ditutupi atau dibuang .” (HR.Muslim)

4. Dari Abu Dzarr ra., ia berkata: “Orang-orang protes kepada Rasulullah SAW: “Wahai Rasulullah, orang-orang kaya telah memborong pahala, mereka mengerjakan shalat sebagaimana kami shalat, dan mereka berpuasa sebagaimana kami berpuasa. Tetapi mereka bersedekah dengan kelebihan harta mereka.” Nabi bersabda: “Bukankah Tuhan telah menjadikan sesuatu bagimu untuk sedekah? Sesungguhnya tiap-tiap tasbih, tahmid, adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan, melarang berbuat kemungkaran, dan bersetubuh (dengan istrinya) adalah sedekah.” Mereka bertanya: “Wahai Rasulullah, apakah salah seorang di antara kami mendapatkan pahala sedangkan ia mengikuti syahwatnya?” Rasulullah bersabda: “Bukankah seseorang yang menyalurkan syahwatnya pada yang haram ia berdosa? Maka demikian pula apabila ia menempatkan syahwatnya itu pada yang halal, ia akan mendapat pahala.” (HR. Muslim )

5. Dari Abu Dzarr ra., ia berkata: “Nabi SAW bersabda: ‘Janganlah sekali-kali engkau meremehkan suatu kebaikan, walaupun hanya menemui saudaramu (sesama muslim ) dengan wajah yang ramah.’” (HR. Muslim)

6. Dari Abu Hurairah ra., ia berkata: “Rasulullah SAW bersabda: ‘Setiap ruas tulang manusia sebaiknya disedekahi (oleh pemiliknya) setiap hari terbitnya matahari (sebagai pernyataan syukur kepada Allah untuk keselamatan tulang- tulangnya). Dan macam sedekah itu banyak sekali, di antaranya berlaku adil di antara dua orang (yang sedang bertengkar), membantu teman ketika hendak menaiki tunggangannya atau memuatkan barang temannya ke punggungnya, ucapan yang baik, setiap langkah untuk melakukan shalat, dan menyingkirkan sesuatu yang membahayakan orang di jalan, adalah sedekah.’ (HR. Bukhari dan Muslim)

7. Dari ‘Aisyah ra., ia berkata: “Rasulullah SAW bersabda: ‘Sesungguhnya setiap anak cucu Adam diciptakan sebanyak 360 ruas tulang. Maka siapa saja mengagungkan Allah (membaca takbir), memuji Allah membaca hamdalah (alhamdulillah), membaca tahlil (laa ilaaha illallaah), membaca tasbih (subhanallah), membaca istighfar (astaghfirullah), menyingkirkan batu dari jalanan, menyingkirkan duri atau tulang dari jalan umum , memerintahkan kebaikan dan mencegah kemungkaran, hingga genap tiga ratus enam puluh kali, berarti pada sore hari ia telah menjauhkan dirinya dari neraka.’ (HR Muslim)

8. Dari Abu Hurairah, dari Nabi SAW beliau bersabda: “Siapa saja yang pergi ke masjid di pagi hari maupun sore hari, Allah menyediakan hidangan surga baginya sepanjang pagi maupun sore.” (HR Bukhari dan Muslim)

9. Dari Abu Hurairah ra., ia berkata: “Rasulullah SAW bersabda: ‘Wahai kaum muslimah, janganlah sekali-kali seorang tetangga itu merasa terhina untuk memberi sedekah kepada tetangganya, walaupun hanya berupa kikil kambing.’” (HR. Bukhari dan Muslim)

10. Dari Abu Hurairah ra., dari Nabi SAW, beliau bersabda: “Iman itu mempunyai tujuh puluh atau enam puluh lebih cabang, yang paling utama adalah ucapan: ‘LAA ILAAHA ILLALLAAH’ (Tidak ada Tuhan selain Allah), dan yang paling rendah adalah menyingkirkan gangguan dari jalan. Sedangkan malu adalah cabang dari iman.” (HR. Bukhari dan Muslim)

11. Dari Abu Hurairah ra., ia berkata: Sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda: “Kali tertentu ada seorang laki-laki yang berjalan. Di tengah perjalannya ia kehausan, ia menemukan sebuah sumur maka iapun turun ke dalamnya dan meminumnya. Kemudian ia keluar, tiba-tiba ada seekor anjing yang m enjilat-jilat tanah karena kehausan, lantas orang itu berkata: ‘Anjing ini benar-benar kehausan sebagaimana diriku.’ Kemudian ia turun lagi dan mengisi sepatunya dengan air sampai penuh, kemudian ia menggigit sepatunya dan naik ke atas lalu ia memberinya minum. Allah memuji perbuatan orang itu karena menolong anjing dan Allah mengampuni dosanya.” Para sahabat bertanya: “Wahai Rasulullah, apakah menolong binatang juga memperolah pahala?” Beliau menjawab: “Menolong setiap makhluk yang mempunyai limpa itu mendapatkan pahala.” (HR Bukhari dan Muslim)
Dalam hadis riwayat Bukhari disebutkan : “Allah memuji perbuatan orang itu dan memberi ampunan kepadanya serta memasukkannya ke dalam surga.” Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim yang lain disebutkan : “Kali tertentu ada seekor anjing yang berputar-putar di sekeliling sumur, ia hampir mati karena kehausan, ada seorang penjahat dari Bani Israil yang melihat anjing itu. Melihat yang demikian, ia melepaskan sepatunya dan mengambil air untuk diminurnkan pada anjing itu. Karena perbuatannya itu, diampunilah dosa-dosa penjahat itu.”

12. Dari Abu Hurairah ra., Nabi SAW bersabda: “Kulihat ada seseorang yang bersenang-senang di dalam surga disebabkan ia memotong dahan yang berada di tengan jalan karena mengganggu kaum muslimin yang lewat. (HR. Bukhari) Dalam riwayat lain : “Ada seseorang yang berjalan dan ia terganggu sebuah dahan yang menghalanginya, kemudian ia berkata: ‘Demi Allah saya akan menyingkirkan dahan ini dari jalan, agar tidak mengganggu kaum muslimin yang lewat.’ Karena perbuatannya itu, ia dimasukkan surga.” Dalam riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan: “Ada seseorang yang berjalan dan menemukan dahan yang berduri di jalan, kemudian ia menyingkirkannya, maka Allah memuji orang itu dan mengampuni dosa-dosanya.”

13. Dari Abu Hurairah ra., ia berkata: “Rasulullah SAW bersabda: ‘Siapa saja yang berwudhu dengan sempurna, kemudian menunaikan salat Jumat dan mendengarkan serta memperhatikan khutbah, m aka diampunilah dosa-dosa yang dikerjakannya antara hari itu sampai hari Jumat berikutnya, ditambah tiga hari berikutnya. Dan siapa saja yang mempermainkan batu sewaktu ada khutbah maka sia-sialah Jumatnya.’ (HR. Muslim)

14. Dari Abu Hurairah ra., ia berkata: “Rasulullah.SAW bersabda: ‘Jika orang m uslim atau mukmin itu berwudhu, maka ketika ia membasuh mukanya, keluarlah setiap dosa yang dilakukan oleh kedua matanya, karena melihat sesuatu yang diharamkan. Hilangnya bersama-sama dengan air itu atau bersama-sama dengan tetesan air terakhir. Jika ia membasuh kakinya, maka keluarlah dosa yang diperbuat oleh kedua kakinya, karena dipergunakan berjalan pada jalan yang tidak benar, bersama-sama dengan air atau bersama-sama dengan tetesan air terakhir, sehingga ia bersih dari dosa.’ (HR. Muslim)

15. Dari Abu Hurairah ra., Rasulullah SAW, bersabda : “Salat lima waktu, antara salat Jumat yang satu ke salat Jumat berikutnya, dan puasa pada bulan Ramadhan ke puasa Ramadhan berikutnya, menjadi penebus atas dosa-dosa yang dilakukan, selama dosa-dosa besar dijauhinya.” (HR. Muslim)

16. Dari Abu Hurairah ra., ia berkata: Rasulullah SAW bertanya: “Maukah kalian kutunjukkan sesuatu yang dapat menghapus dosa-dosa dan dapat mengangkat derajat (di surga)?” Para sahabat menjawab: “Tentu saja, Ya Rasulullah.” “Yaitu menyempurnakan wudhu pada waktu-waktu yang tidak disukai, memperbanyak langkah ke masjid dan menunggu salat setelah selesai salat. Itulah yang harus kalian utamakan.” (HR. Muslim)

17. Dari Abu Musa Al-Asy’ari ra., ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Siapa saja yang selalu menjaga salat Subuh dan salat Ashar niscaya ia masuk surga.” (HR. Rukhari dan Muslim)

18. Dari Abu Musa Al-Asy’ari ra., ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Apabila seseorang menderita sakit atau sedang bepergian, maka dicatatlah pahala baginya amal perbuatan yang biasa dikerjakannya pada waktu tidak bepergian dan pada waktu sehat.” (HR. Bukhari)

19. Dari Jabir ra., ia berkata, Rasulullah SAW bersabda: “Setiap perbuatan baik adalah sedekah.” (HR. Bukhari)

20. Dari Jabir ra., ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Seorang muslim yang menanam tanaman, kemudian ia makan dari hasil tanaman itu termasuk sedekah baginya, juga bila hasil tanaman itu dicuri atau diambil orang, maka ia termasuk sedekah baginya.” (HR. Muslim)
Dalam riwayat lain disebutkan: “Seorang muslim yang menanam tanaman atau menabur benih kemudian hasil tanamannya itu dimakan oleh manusia, binatang, maupun sesuatu yang lain, maka semua itu merupakan sedekah baginya sampai hari kiamat.”

21. Dari Jabir ra., ia berkata: “Orang-orang Bani Salimah ingin berpindah rumah dekat dengan masjid, kemudian kabar itu terdengar Rasulullah SAW maka beliau bersabda kepada mereka: “Aku mendengar bahwa kalian ingin pindah tempat yang dekat dengan masjid.” Mereka menjawab: “Benar wahai Rasulullah, kami ingin pindah dekat dengan masjid.” Beliau bersabda: “Wahai Bani Salimah tetaplah kamu di rumahmu yang sekarang, karena bekas langkahmu akan dicatat.” (HR. Muslim) Dalam riwayat lain dikatakan : “Setiap langkah itu mengangkat satu derajat.”

22. Dari Abul Mundzir Ubay bin Ka’ab ra., ia berkata: “Ada seseorang yang sepanjang pengetahuan saya, tidak ada seorang pun yang lebih jauh tempatnya dari masjid dan ia tidak pernah tertinggal salat di masjid. Ada seseorang yang menyarankan: “Seandainya kamu membeli keledai yang dapat kamu naiki pada waktu gelap dan pada waktu panas, niscaya kamu tidak begitu lelah.” la m enjawab: “Saya tidak suka bila rumah saya dekat dengan masjid. Sesungguhnya saya menginginkan agar perjalanan saya, baik sewaktu pergi ke masjid maupun pulang ke rumah, itu selalu dicatat.” Kemudian Rasulullah SAW bersabda: “Allah telah mengumpulkan semua catatan itu bagi kamu.” (HR. Muslim)
Dalam riwayat lain dikatakan: “Bagimu akan mendapatkan apa yang kamu inginkan.”

23. Dari Abu Muhammad Abdullah bin ‘Amr bin ‘Ash ra., ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Ada empat puluh perbuatan, dan yang paling utam a adalah mendermakan seekor kambing untuk diperas susunya. Dan siapa saja yang mengerjakan salah satu di antara empat puluh itu hanya mengharapkan pahala dan melaksanakan apa yang pernah dijanjikannya, niscaya Allah akan memasukkan surga karena amalnya.” (HR. Bukhari)

24. Dari ‘Adiy bin Hatim ra., ia berkata: “Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda: “Takutlah kamu sekalian terhadap api neraka walaupun hanya bersedekah dengan separuh biji kurma.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Dalam riwayat lain disebutkan, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda: “Salah seorang di antara kalian nanti akan berbicara langsung dengan Tuhannya, padahal antara dia dengan Tuhannya tidak ada penerjemah, kemudian ia melihat ke kanan tiada terlihat kecuali amal yang pernah dilakukannya, kemudian ia melihat ke kiri tiada terlihat kecuali api tepat di depan mukanya, maka takutlah kalian terhadap api itu walaupun hanya bersedekah dengaan separuh biji kurma. Siapa saja yang tidak mampu, maka cukup dengan kata-kata yang baik.”

25. Dari Anas ra., ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya Allah ridha terhadap seseorang, yang apabila makan makanan, ia memuji kepada-Nya.” (HR. Bukhari)

26. Dari Abu Musa ra. dari Nabi SAW beliau bersabda: “Setiap orang Islam itu wajib bersedekah.” Salah seorang sahabat bertanya: “Bagaimana jika ia tidak mempunyai apa-apa ?” Beliau menjawab: “Hendaklah ia berbuat dengan kedua tangannya, sehingga hasilnya dapat dimanfaatkan bagi dirinya dan dapat pula untuk di sedekahkan!” Ia bertanya: “Bagaimana seandainya ia tidak mampu untuk berbuat seperti itu?” Beliau menjawab: “Hendaklah ia mem bantu orang yang sangat membutuhkan bantuannya!” Ia bertanya Iagi: “Bagaimana seandainya ia tidak mampu memberi bantuan?” Beliau menjawab: “Hendaknya ia menyuruh orang untuk berbuat baik!” Ia bertanya lagi: “Bagaimana seandainya ia juga tidak mampu untuk berbuat seperti itu?” Beliau menjawab: “Hendaklah ia mencegah dirinya dari perbuatan keji, karena mencegah dirinya dari perbuatan keji termasuk sedekah!” (HR. Muslim)

Iklan