Beranda > Bab Wajib mendidik keluarga agar taat kepada Allah ta’ala > Wajib mendidik keluarga agar taat kepada Allah ta’ala

Wajib mendidik keluarga agar taat kepada Allah ta’ala

November 25, 2010

1. Dari Abu Hurairah ra, ia berkata : Al-Hasan putera Ali ra. mengambil sebutir kurma sedekah dan ia menyuapnya, kemudian Rasulullah SAW bersabda : “Ikh,ikh, buanglah kurma itu! Tidakkah kau ketahui bahwa keluarga kami (Keluarga Bani Hasyim) tidak boleh makan sedekah.” (H.R Bukhari dan Muslim)
Dalam riwayat lain dikatakan: Rasulullah SAW bersabda : :Sesungguhnya sedekah itu tidak halal bagi keluarga kami.”

2. Dari Abu Hafs Umar bin Abu Salamah Abdullah bin Abdul Asad, anak tiri Rasulullah SAW ia berkata : “Ketika saya masih kecil, saya berada dalam asuhan Rasulullah SAW, dan saya sering berganti-ganti tangan untuk mengambil makanan di piring, kemudian Rasulullah SAW, bersabda kepada saya: “Hai anak, sebutlah nama Alah Ta’ala dan makanlah dengan tangan kananmu (dan makanlah dari makanan yang terdekat).” Seperti itulah cara makan saya setelah itu.” (H.R Bukhari dan Muslim)

3. Dari Ibnu Umar ra, ia berkata : “Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda : “Kalian adalah pemimpin dan yang dimintai pertanggungjawaban tentang kepemimpinan kalian. Seorang penguasa adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya. Seorang isteri adalah pemimpin terhadap rumah suaminya dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya. Kamu semua adalah pemimpin dan kamu semua akan dimintai pertanggungjawaban akan kepemimpinanmu.” (H.R Bukhari dan Muslim)

4. Dari ‘Amr bin Syu’aib , dari ayahnya dari kakeknya ra, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda : “Perintahlah anak-anakmu mengerjakan salat ketika berusia tujuh tahun, dan pukullah mereka jika tidak mengerjakan salat bila berumur sepuluh tahun, dan pisahlah tempat tidur mereka (laki-laki dan perempuan)! (H.R Abu Daud)

5. Dari Abu Tsurayyah Sabrah bin Ma’bad Al-Juhanniy ra, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda : “Ajarilah anakmu mengerjakan salat apabila berumur tujuh tahun dan pukullah mereka karena meninggalkan salat apabila berumur sepuluh tahun!’ (H.R Abu Dawud dan Tirmidzi)
Dalam riwayat lain dikatakan : Rasulullah SAW bersabda : “Perintahkanlah anakmu mengerjakan salat apabila mencapai usia tujuh tahun!”

Iklan
%d blogger menyukai ini: