Beranda > Bab Mendermakan sebagian harta yang dicintai dan yang baik > Mendermakan sebagian harta yang dicintai dan yang baik

Mendermakan sebagian harta yang dicintai dan yang baik

November 25, 2010

1. Dari Anas ra. ia berkata : “Abu Thalhah ra. adalah seorang sahabat Anshar yang terkaya dengan pohon kurma di Madinah. Harta yang paling disukainya adalah kebun Bairuha’ yang terletak di dekat Masjid. Rasulullah SAW, sering masuk kebun itu dan minum air bersih yang ada di dalamnya.” Anas berkata : “Ketika turun ayat yang berbunyi : “LAN TANAALUL BIRRA HATTA TUNFIQUU MIMMAA TUHIBBUUN (Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebaktian (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai), maka Thalhah datang kepada kepada Rasulullah SAW, dan berkata : “Wahai Rasulullah sesungguhnya Allah Ta’ala berfirman : “LAN TANAALUL BIRRA HATTA TUNFIQUU MIMMAA TUHIBBUUN, dan sesungguhnya harta yang paling saya cintai adalah kebun Bairuha’, maka pergunakanlah wahai Rasulullah sesuai petunjuk Allah kepada engkau.” Rasulullah SAW, bersabda : “Bagus, itulah harta (yang mendatangkan) untung. Saya telah mendengar apa yang kamu katakan, dan kebun itu akan saya bagikan kepada sanak kerabat.” Maka Abu Thalhah berkata: “Wahai Rasulullah, saya akan melaksanakan petunjukmu.” Kemudian Abu Thalhah membagi-bagi kebun itu kepada sanak kerabat dan anak pamannya. (H.R Bukhari dan Muslim)

Iklan
%d blogger menyukai ini: